Startup-Peternakan-di-Indonesia

Startup Peternakan di Indonesia

Semakin hari, para generasi muda Indonesia ikut serta dalam perkembangan negara ini. Salah satunya dengan memajukan startup di bidang peternakan.

Bagi beberapa orang, setartup di bidang peternakan masih belum familiar. Keberadaan startup di bidang peternakan masih tergolong sedikit.

Namun, setiap harinya perkebangan startup di Indonesia terbukti dengan adanya perusahaan unicorn dan decacorn yang memiliki nilai valuasi sebesar US$10 milyar.

Inovasi ini diharapkan dapat membantu para peternak di Indonesia agar selalu memajukan pangan di Indonesia. Berikut startup yang bergerak di bidang peternakan!

1. Chickin Indonesia

Chickin Indonesia ialah salah satu startup yang bergerak di industri peternakan, IoT, teknologi produksi hingga melayani B2B dan B2C retail ayam.

Chickin berfokus di dalam pengembangan IoT yang mengintegrasikan perangkat keras yang dipasang dalam kandang closed housed untuk pengontrolan kandang. Chickin menghadirkan climate control, pengaturan energi pada fan speed, hingga sistem alert untuk mengabarkan kejadian yang tidak diinginkan.

Dengan begitu, peternak dapat iuntungkan dalam mengelola peternakan dan dapat menghemat biaya pakan serta listrik. Dengan inovasi ini juga, peternak dapat mengatur lingkungan kandang seperti suhu, kelembaban hingga oksigen dari jauh dengan menggunakan Chickin App.

Disamping itu, Chickin memiliki pengaturan kandang secara otomatis berdasarkan usia budidaya dengan menggunakan MCC dan Chickin App. Adanya pengaturan otomatis ini mempermudah para peternak untuk mengoptimalkan tumbuh kembang ayam broiler.

Chickin mempermudah para pembeli dengan pengiriman ke seluruh Indonesia dengan aman, sehingga pembeli tidak perlu keluar rumah untuk membeli produk Chickin Fresh.

Terdapat pula layanan update harga ayam broiler yang disediakan oleh Chickin guna membantu peternak dalam mengetahui update harga di berbagai wilayah Indonesia.

2. Kandang.In

Kandang.In merupakan sebuah platform startup investasi urun dana yang berbasis syariah. Startup ini menyelenggarab pengumpulan dana melalui website dan akan disalurkan kepada proyek peternakan dan perikanan di Indonesia.

Visi Kandang,In ialah meyakini bahwa kedaulatan pangan hanya dapat terwujud jika semua elemen bangsa turut berkontribusi untuk meningkatkn produktivitas dan kualitas pangan Indonesia.

Pada aplikasi ini, Anda akan ditawarkan pada pilihan menu pendanaan yang sudah melalui tahap kurasi untuk ditampilkan. Dengan modal 500 ribu, investor sudah bisa berkontribusi untuk membantu pendanaan modal ternak di berbagai daerah.

Selain itu, kandang.In juga menyediakan kemudahaan dengan mengakses via aplikasi maupun website Kandang.In di bagian dashboard investor, maka investor bisa langsung memilih proyek yang akan dibantu didanai. Investor juga akan mendapatkan laporan periodik, laporan bagi hasil hingga informasi lainnya melalui aplikasi.

3. Vestifarm

Vestifarm merupakan salah satu platform investasi online peternakan dengan konsep patungan. Vestifarm menawarkan investasi peer to peer dan private equity.

Komoditas yang ditawarkan vestifarm juga beragam. Tidak hanya dibidang peternakan, namun ada di bidang pertanian dan perikanan.

Pemodalan yang dibutuhkan petani atau peternak dapat diajukan melalui permohonan kemitraan melalui aplikasi. Nantinya, Vestifarm akan meninjau usaha yang sudah dijalankan.

Di platform ini, investor dapat memilih proyek dari daftar yang tersedia untuk dimodali. Setiap proyek akan dibagi menjadi beberapa ratus slot yang bisa dibeli oleh investor. Hal ini memudahkan investor, karena nominal yang tidak besar sehingga dapat dijangkau siapapun.

Itu dia contoh startup peternakan yang sedang gencar di Indonesia. Semakin canggih teknologi, maka sistem juga dapat dilakukan dengan online.

Dari sini, kita juga tau bahwa para generasi muda Indonesia selalu turut serta dalam kemajuan bangsa. Contohnya bermunculannya startup peternakan yang sangat membantu kemajuan sektor peternakan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *